Dive Pramuka Emas 2011


Kegiatan yang digagas kakak-kakak dari SCOUT DIVER of INDONESIA Jawa Timur, telah berkembang menjadi Kegiatan Nasional. Ide dasar kegiatan ini adalah memunculkan/mengembangkan bendera dari dalam laut, dalam rangka memperingati Tahun Emas Gerakan Pramuka di tahun 2011.
Awalnya direncanakan Bendara Gerakan Pramuka Raksasa yang akan dimunculkan. Tetapi sampai di Tingkat Nasional di naikkan menjadi Bendera Merah Putih. Tidak main-main targetnya adalah 1000m persegi bendera dan 1000 penyelam yang berpartisipasi.
Bentangan Bendera Merah Putih 1000mPerkembangannya adalah ternyata didukung pula dengan kegiatan Perkemahan di darat mulai hari Jumat dan berakhir dengan Gong Pelaksanaan DIVE PRAMUKA EMAS.
Penyelam Pramuka dan Non Pramuka bergabung dari seluruh penjuru Indonesia, bahkan dukungan dari TNI AL juga luar biasa.
Puncak pengibaran bendera merah putih yang berukuran 1000 meter persegi yang sekaligus merupakan sebuah rekor dunia dari Record Holders Republic mengingat ini pengibaran dilakukan di dalam laut yang kemudian diusung oleh ratusan penyelam yang tercatat sejumlah 416 penyelam dari 1000 penyelam yang direncanakan.
Sejatinya acara Dive Pramuka Emas yang berhasil membentangkan bendera Merah Putih 1.000 m2 itu rencananya akan kembali dilakukan di Pulau Sebatik, Kalimantan Timur, yang merupakan perbatasan RI dengan Malaysia. Kegiatan di Pulau Sebatik tersebut direncanakan berlangsung pada Desember 2011, bertepatan pelaksanaan Perkemahan Bakti Saka Bahari Tingkat Nasional.
Jayalah Pramuka
Satu Pramuka untuk Satu Indonesia

Berita duka


TELAH WAFAT LETNAN JENDRAL PURNAWIRAWAN HIMAWAN SUTANTO
Pada hari Rabu (20/10/2010) pukul 09.00 WIB. Almarhum adalah Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 1993- 1998 sekaligus Panglima Kodam Siliwangi tahun 1978. Jenazah disemayamakan di rumah duka di Jl. Gegerkalong Bandung, dan dimakamkan hari ini juga di Taman Makam Pahlawan, Cikutra, Bandung.
Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT & keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, Amin.

Pemimpin Regu

Setiap regu memilih salah seorang anggotanya sebagai pemimpin. Ia disebut Pemimpin Regu.Pembina Pasukan Pramuka Penggalang mengharapkan banyak dari Pemimpin Regu dan memberikan kebebasan mereka untuk melakukan kegiatan dalam regunya itu. Pemimpin Regu memilih salah seorang anggota lainnya sebagai Wakil Pemimpin Regu.
Pemimpin Regu bertanggung jawab atas kecakapan serta kerajinan anggota regunya. Para pramuka di dalam regunya mentaati perintahnya bukan karena takut akan hukuman seperti sering terjadi dalam kasus-kasus disiplin kemiliteran, melainkan karena mereka merupakan satu tim yang bermain bersama-sama dan mendukung pemimpinnya untuk kehormatan serta kesuksesan regunya.
Pemimpin Regu sambil melatih serta memimpin regunya, ia juga mendapat keuntungan karena memperoleh pengalaman serta mempraktekkannya untuk menjadi seseorang yang dapat memikul tanggung jawab. Di samping melatih anggota regunya, Pemimpin Regu harus memimpin, yang berarti bahwa ia harus sama pandainya dengan para pramuka lainnya dalam berbagai macam pekerjaan, yang harus diselesaikannya. Ia tidak boleh meminta seseorang untuk mengerjakan sesuatu yang ia sendiri tidak ingin mengerjakannya. Ia juga tidak boleh putus asa dalam hal apa pun juga, tetapi harus mempunyai semangat tidak kunjung padam dan selalu bersedia bekerja untuk siapapun juga, serta mendorong usaha-usaha mereka dengan gembira.
Setiap bagian dalam masyarakat memerlukan para pemuda yang dapat dipercaya memikul tanggung jawab serta kepemimpinan. Oleh karena itu Pemimpin Regu yang telah berhasil memimpin regunya dengan baik, besar kemungkinan ia akan memperoleh kesuksesan besar dalam hidupnya jika ia nanti terjun ke dalam masyarakat.
Sebagian besar pekerjaanmu di dalam regu terdiri atas permainan-permainan kepramukaan serta praktek keterampilan kepramukaan, di mana kamu memperoleh pengetahuan dan pengalaman sebagai seorang pramuka.

Dewan Pasukan Pramuka Penggalang
Dewan Pasukan Pramuka Penggalang yang kadang-kadang merupakan bagian penting dari Sistem Beregu. Dewan ini merupakan panitia tetap yang menyelesaikan urusan-urusan pasukan, dengan anggotanya yang terdiri atas para Pemimpin Regu atau jika itu kecil, anggotanya terdiri atas Pemimpin Regu dan Wakil Pemimpin Regu. Pembina Pasukan Penggalang hadir dalam pertemuan dewan itu sebagai penasihat, namun tidak mempunyai hak suara. Dewan Pasukan menetapkan program kerja, tahunan, waktu perkemahan pasukan, penghargaan-penghargaan dan hal-hal yang berhubungan dengan pengelolaan pasukan. Anggota dewan berjanji akan menyimpan rahasia pasukan. Hanya keputusan-keputusan yang berhubungan dengan seluruh anggota pasukan, yaitu perlombaan-perlombaan antar regu, penerimaan anggota baru, serta kenaikan tingkat anggota regu dan sebagainya boleh diumumkan. Para Pemimpin Regu dalam Dewan Pasukan kadang-kadangg memimpin pasukan pada waktu Pembina Pasukan dan para Pembina Pramuka berhalangan hadir.

(Diposting dari: SCOUTING FOR BOYS)

Step Up untuk Pengurangan Risiko Bencana!

Dari flickr / ShelterBox Inggris 
© Shelterbox Inggris / Mark Pearson
Tiga belas Oktober adalah Hari PBB Internasional untuk Pengurangan Bencana.  Tema untuk tahun ini adalah "Membuat Anak-anak dan Orang Muda Mitra untuk Pengurangan Risiko Bencana".
Dari awal, Pramuka di seluruh dunia telah terlibat sendiri dalam membantu orang yang terkena bencana alam atau krisis manusia.  Setiap Pramuka diminta untuk "Bersiaplah!"  untuk campur tangan untuk meringankan penderitaan selama bencana alam atau iklim yang hebat.
Selama gempa bumi dan tsunami bahwa negara-negara yang terkena dampak di wilayah Asia-Pasifik pada bulan Desember 2004, Haiti tahun lalu dan baru-baru Jepang, Pramuka telah menunjukkan bahwa mereka tahu bagaimana untuk bereaksi dengan cepat dan efisien dalam menghadapi bencana alam.
Pramuka sering orang-orang kunci kontak untuk profesional yang bekerja di lapangan, berkat pengorbanan diri tekad mereka, dan pengetahuan lokal dari masyarakat yang terkena dampak, mereka sering di garis depan selama bencana yang menimpa lingkungan mereka.
Pelatihan yang baik dan persiapan adalah kunci untuk sukses dan Dunia Pramuka itu kemitraan dengan ShelterBox pada kesempatan yang Jota-JOTI (Jambore On Air - Jambore Di Internet) adalah contoh yang baik dari apa yang dapat dilakukan untuk mendidik kaum muda tentang bagaimana mereka  dapat bereaksi positif terhadap bencana alam.
Inisiatif ini sangat merespon langsung ke perhatian organisasi anggota WOSM itu sebagaimana diungkapkan melalui Konferensi Tanggap Darurat 17/11 Resolusi yang diadopsi dalam Konferensi Dunia ke-39 Pramuka di Brazil pada bulan Januari 2011:

Konferensi:

  • Mendesak semua Organisasi Pramuka Nasional untuk merespon segera untuk keadaan darurat nasional / internasional seperti bencana alam dan buatan manusia dan untuk dapat berkoordinasi dengan organisasi sejenis, sehingga yang tersisa selalu siap untuk menanggapi secara efektif;



  • Mendorong Pramuka Dunia Biro untuk bekerja dalam kemitraan dengan lembaga-lembaga bantuan untuk memberikan koordinasi, dukungan teknis dan profesional untuk Organisasi Pramuka Nasional dalam hal ini.


  • Dari: World Organization of Scouting Movement

    Sistem Beregu

    Setiap Pasukan Penggalang terdiri atas dua regu atau lebih, masing-masing regu beranggotakan enam sampai delapan orang.
    Tujuan utama dari sistem beregu adalah memberi tanggung jawab penuh kepada setiap anak. Hal ini akan menyebabkan setiap anak menyadari, bahwa ia mempunyai tanggung jawab pribadi untuk kebaikan regunya, serta akan membuat setiap regu mengerti bahwa ia mempunyai tanggung jawab yang pasti untuk kebaikan pasukannya. Melalui sistem beregu para pramuka menyadari bahwa mereka mempunyai banyak peran dalam menentukan tentang apa saja yang harus dilakukan oleh pasukannya. Jika Pembina Pasukan Penggalang memberi kekuasaan penuh kepada para Pemimpin Regu serta membiarkan mereka untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan kepadanya, maka ia akan memberi kesempatan lebih banyak kepada para Pemimpin Regu itu untuk mengembangkan karakternya dibandingkan latihan apapun yang pernah mereka ikuti di sekolah.

    (Diposting dari : SCOUTING FOR BOYS)

    Remaja, Satu Tahap Perkembangan Fisik dan Pribadi

    Remaja merupakan salah satu periode kehidupan yang dimulai dengan perubahan biologis pada masa pubertas dan diakhiri dengan masuknya seseorang ke dalam tahap kedewasaan.
    Dua ratus tahun yang lalu, periode ini tidak dikenali. Kata-kata 'remaja' belum digunakan dan masa perkembangan hanya dibedakan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Munculnya kemampuan bereproduksi yang disebut dengan 'pubertas' menjadi batas antara dua tahap perkembangan ini.
    Munculnya tahap remaja dalam periode kematangan seksual dan sosial ditandai dengan semakin berkembangnya kompleksitas masyarakat. Sejalan dengan makin beragamnya fungsi sosial, semakin meningkat pula kualitas yang diperlukan dalam dunia kerja. Hal ini mendorong berkembangnya pendidikan formal. Secara bersamaan, peraturan yang melarang penggunaan tenaga kerja anak-anak, semakin meningkatnya usia harapan hidup, dan faktor lain yang berpengaruh terhadap transformasi sosial memberikan sumbangan terhadap semakin mantapnya masa remaja sebagai salah satu tahap perkembangan yang penting.
    Untuk waktu yang lama, remaja dimaknai sebagai masa transisi, tidak lebih dari masa selintas menuju kedewasaan, masa yang ditandai dengan instabilitas dan keresahan. Meskipun remaja bermasalah tidak bisa dianggap mewakili kelompok usia remaja secara keseluruhan, pada saat yang bersamaan remaja dipandang sebagai periode emosi yang tidak stabil dan terganggu, serta masa pemberontakan.
    Saat ini, dengan pengetahuan ilmiah pada proses pengalaman remaja, masa remaja secara luas dipandang sebagai periode pertumbuhan yang bersemangat, dan kemajuan personal yang pesat. Pertumbuhan bukan secara murni terdiri dari aspek biologis dari pubertas, tetapi juga perubahan mental dan sosial yang membantu membentuk kepribadian masa dewasa.
    Masa remaja lebih dari sekedar masa buruk yang tidak dapat dihindari. Masa ini merupakan periode dalam lingaran kehidupan kita dengan sifat dan karakteristiknya yang unik, dan secara jelas berbeda dari masa kanak-kanak atau masa dewasa. Merupakan masa yang penuh dengan kesempatan dan seharusnya dijalani sepenuh hidup. Masa ini begitu kaya dengan segala kejadian hidup, sehingga tidak bisa dianggap sebagai sekedar 'langkah antara' untuk menapaki kehidupan masa dewasa. Remaja harus dipandang dalam kapasitasnya yang utuh, bukan sekedar 'bekas anak-anak' atau 'calon orang dewasa'.
    Jiwa "pemberontakan" yang dilabelkan pada remaja harus dipandang sebagai perspektif orang dewasa, dan bukan sepenuhnya karakteristik dari kelompok usia ini. Sesungguhnya, yang disebutkan "pemberontakan" tersebut tidak lebih dari upaya remaja untuk mencari penegasan diri untuk menemukan bahwa dirinya berbeda, dan merupakan oproses yang penting dalam tahap-tahap pembentukan kepribadiannya.

    Tugas utama masa perkembangan remaja mencakup:
    • Mencapai kematangan seksual dalam segala segi, bukan hanya biologis
    • Memantapkan identitas
    • Mengembangkan rencana kehidupan pribadi
    Jadi, dapat dikatakan bahwa masa remaja dimulai dengan aspek biologis dan diakhiri dengan aspek budaya. Diawali dengan perubahan fisik sebagai indikator feminitas dan maskulinitas biologis. Sejalan dengan kemajuan perkembangan remaja, cara berpikir yang baru membantu remaja memahami kejadian-kejadian di sekitarnya dalam cara yang lebih global. Kemudian muncul upaya pencarian jati diri dalam cara-cara yang lebih konsisten dan terarah. Tahap ini selesai ketika remaja terintegrasi dengan masa kesewasaan dengan rencana kehidupan pribadinya, atau paling tidak dengan keyakinan bahwa pilihan-pilihan harus dibuat dalam kehidupan, dan sebagai pribadi, dia memiliki kemampuan untuk membuat rencana dan pilihan dalam hidup.

    (Diposting dari : HANDBOOK FOR LEADERS OF THE SCOUT SECTION)

    JOTA dari Luar Angkasa

    Astronot dan pembina pramuka Mike Fossum berencana untuk berpartisipasi dalam Jota dari Stasiun Luar Angkasa Internasional. 
    Jadwalnya agak fleksibel pada akhir pekan tetapi tidak akan tersedia untuk setiap lulus.
    Periode kerja kru yang khas 0800-1930 UTC tetapi mereka kadang-kadang tersedia sedikit kemudian.
    Periksa untuk melihat apakah ISS akan melewati daerah Anda selama jangka waktu tersebut.
    Bila tersedia, Mike akan mendengarkan pada Wilayah ITU 1 (Eropa, Rusia dan Afrika) uplink 145,20 MHz daerah dan ITU 2 & 3 (tempat lain) akan menggunakan uplink 144,49 MHz. Dia akan menggunakan CALL-SIGN: NA1SS.

    Downlink di seluruh dunia (di mana dia mengirimkan) adalah 145,80 MHz.

    (Terima kasih Kenneth Ranson di NASA).

    http://www.scout.org/information_events/news/2011/jota_from_space


    Pramuka Menyediakan Sasaran Anggota Muda untuk Diperjuangkan

    Setiap aktivitas manudia diarahkan pada pencapaian sasaran, bahkan ketika tidak dengan sengaja dimaksudkan untuk seperti segala sesuatu yang kita lakukan, pendidikan memiliki sasaran. Akan tetapi, tidak seperti aktivitas rutin yang kita mungkin memiliki sasaran tetapi akan tidak merasa perlu mengkhususkan diri untuk mengkhususkannya, kita tidak dapat mendekati aktivitas pendidikan tanpa secara jelas mendefinisikan sasaran yang ingin dicapai.
    Sebagai tambahan, proses pendidikan tidak hanya memiliki sasarannya sendiri, tetapi juga meminta orang-orang yang berpartisipasi di dalamnya untuk mencapai sasaran pribadi yang khusus, membuat upaya sadar untuk mengembangkan model perilaku yang memungkinkan mereka untuk tumbuh. Semua itu merupakan upaya sadar untuk mencapai sasaran pribadi yang membuat prosesnya benar-benar bersifat edukatif.
    Dalam Pasukan Penggalang, kita memiliki seperangkat sasaran yang dirancang sebagai jaringan yang ditawarkan kepada Anggota Muda. Sasaran-sasaran pendidikan tersebut memiliki arah, sebagai berikut:

    • Mengembangkan semua dimensi kepribadian
    • Menetapkan kerangka sasaran yang dapat dicapai oleh setiap Anggota Muda yang searah dengan usia dan karakter individual
    • Berfungsi sebagai dasar untuk mengetahui pertumbuhan pribadi Anggota Muda
    (Diposting dari: Handbook For Leader Of The Scout Section)

    Entri Populer